Pernikahan
merupakan sebuah momen spesial bagi yang menjalaninya. Oleh karena itu
biasanya diadakan pesta dengan mengundang saudara, kerabat atau teman
yang dikenal dekat. Oleh karena itu biasanya diperlukan sebuah undangan
yang bagus.
Banyak yang menyediakan undangan dengan berbagai
desain dan model yang keren. Tetapi terkadang hasilnya tidak sesuai
dengan apa yang diinginkan. Oleh karena itu banyak sekali yang mencari
cara membuat undangan di internet.
Menyewa
jasa tentu merupakan sebuah solusi praktis yang bisa diambil. Tetapi
pilihan tersebut tentu akan membebani keuangan kamu bukan? Oleh karena
itu alternatif lainnya adalah mendesain sendiri undangan yang akan
dibuat.
Dengan berbekal software Corel Draw kamu bisa membuat
undangan sesuai dengan tema yang diusung. Bila kamu belum bisa
menjalankan software ini, tenang saja tutorial kali ini sangat newbie friendly. Berikut ini adalah tutorial membuat undangan untuk pernikahan dengan menggunakan Corel Draw.
Bahan dan Alat yang Digunakan Untuk Membuat Undangan
Untuk
membuat undangan seperti yang ada pada gambar di atas diperlukan
beberapa peralatan serta bahan. Untuk itu sebelum melanjutkan membaca
artikel ini sebaiknya kamu menyiapkan bahan dan alat berikut ini.
Laptop / Komputer dengan spesifikasi baik, minimal bisa menjalankan aplikasi Corel Draw
Software Corel Draw versi berapa saja, yang penting masih bisa berjalan dengan baik.
Foto
pasangan yang akan di jadikan background undangan. Usaha membuat foto
yang mesra sehingga akan membuat undangan kamu makin menarik.
Ornament
: Wediing Icon, Basmallah dan Wedding Love birds on flowers. Untuk
mencari gambar-gambar tersebut kamu bisa memanfaatkan mesin pencari
seperti google images atau bing images.
Jenis Font yang akan digunakan untuk desain seperti: Jellyka Saint Andrews balllroom Waltz, Arial, Dolce Vita Heavy.
Setelah
semua hal yang disebutkan di atas tersedia barulah melanjutkan ke tahap
selanjutnya yaitu membuat undangan untuk pernikahan.
Membuat Undangan Pernikahan dengan Corel Draw
Membuat Undangan dengan Corel Draw @ kompasiana.comCorel
Draw merupakan software yang banyak digunakan oleh para desainer untuk
membuat berbagai gambar atau desain lain seperti poster, kaos, stiker
dan masih banyak lagi fungsi lainnya. Oke langsung saja bila kamu sudah
memiliki software Corel Draw langsung saja jalankan aplikasinya melalui short cut atau dari tombol start dan cari aplikasinya.
Setelah
aplikasi terbuka, untuk membuat lembaran desain baru pilih New Blank
Document. Pada tutorial ini menggunakan Corel Draw versi X6, kamu boleh
menggunakan versi berapa saja tetapi mungkin akan terdapat sedikit
perbedaan tanpilan interfacenya.
Setelah memilih Blank Document, langkah berikutnya adalah meng-konfigurasi bagian document dengan kriteria sesuai dengan keinginan. Atau bisa juga ikuti ukuran yang dijelaskan pada gambar.
Setelah
pengaturan konfigurasi selesai, langsung saja mulai membuat kreasi
undangan dengan Corel Draw. Langkah awalnya adalah membuat kotak persegi
empat dengan ukuran sesuai dengan keinginan. Untuk membuat kotak
tersebut, kamu bisa menggunakan menu Rectangle tools seperti yang ada pada gambar. Cara Membuat Undangan Pernikahan dengan Corel Draw @ Kompasiana.comSetelah
kotak telah selesai dibuat ubahlah ukuran kotak tersebut menjadi ukuran
yang sama dengan ukuran kertas A4. Caranya mudah tinggal klik bagian
ukuran ukuran dan rubah sesuai dengan ukuran kertas A4. Secara default ukuran kertas A4 memiliki lebar 29.9 cm dan tinggi 21.0 cm.
Klik
pada kotak yang telah dibuat tadi lalu ubah ukurannya sesuai dengan
gambar. Setelah itu tekan enter pada keybord, maka secara otomatis kotak
yang dibuat tadi akan memiliki ukuran kertas A4.
Langkah
selanjutnya adalah membagi kotak ukuran A4 tadi menjadi 2 ukuran. Klik
kotak lalu masukan atau tambahkan perintah pembagian / di satuan unitnya
pada lebar / panjang ukuran sesuaikan dengan gambar. Setelah itu tekan
tombol enter maka akan terdapat tampilan seperti gambar.
Setelah selesai membuat kotak dengan ukuran A4 dan membuat duplikatnya, langkah selanjutnya adalah membuat Guideline. Caranya cukup mudah yaitu dengan drag dan drop menarik garis dari samping kiri hingga berada pada posisi tengah seperti yang diperlihatkan pada gambar. Guidline
ini digunakan sebagai acuan garis lipatan pada undangan. Karena
undangan yang akan kita buat menggunakan model lipat maka buatlah guideline ini pada posisi tengah.
Langkah berikutnya adalah membuat duplikat kotak rectangle
yang di kiri dengan cara copas lalu posisikan kotak tersebut di posisi
kanan seperti yang dijelaskan pada gambar. Setelah dua kotak dengan
ukuran sama terbentuk saatnya untuk berkreasi membuat desain undangan
dengan font dan gambar favorit.
Membuat Desain Undangan Pernikahan @ Kompasiana.comBila
kamu kesulitan mendapatkan font dan ornament bisa mendownload melalui
internet. Banyak situs-situs besar yang menyediakan gambar gratis dengan
kualitas tinggi seperti pixabay, Bucketlistly, Picography, Pexels dan masing banyak lagi sumber gambar lainnya. Oke bila telah memiliki font dan ornament, kita lanjut pada langkah berikutnya.
Bahan yang diperlukan adalah foto kamu dan pasangan yang sudah diedit terlebih dahulu di photoshop serta dengan font yang unik.
Langkah pertama masukan terlebih dahulu photo ke dalam dokumen dengan cara import gambar. Setelah itu pilih gambar yang ingin di masukan dengan cara browser pada direktori di komputer kamu. Atur gambar backgaround tersebut dengan drag & drop gambar dari posisi kiri atas ke kanan pojok bawah sampai terbentuk gambar seperti ini.
Setelah undangan memiliki background
yang bagus, saatnya berkreasi dengan font serta ornament. Buatlah
sesuai dengan selera kamu atau bisa juga mengikuti panduan gambar di
bawah ini. Undangan Pernikahan Sederhana @ kompasiana.comSetelah
desain selesai dibuat terus bagaimana langkah selanjutnya? Ya, tentu
desain tersebut harus di cetak dan diantarkan pada orang yang mau
diundang ke pernikahan. Untuk mencetak undangan kamu bisa menggunakan
jasa cetak undangan yang cukup mudah ditemui.
Yang perlu
diperhatikan adalah format file yang desain yang akan dicetak disarankan
untuk menggunakan format pdf atau file asli Corel Draw.
Hal ini
untuk menjaga kualitas gambar yang dicetak agar tidak rusak. Untuk
menyimpan desain dalam bentuk PDF atau CDR bisa mengikuti langkah
sebagai berikut. Klik menu file pilih Export, lalu pilih Save As Type nya menjadi PDF lalu Save.
Sampai
di sini dulu tutorial cara membuat undangan pernikahan dengan
menggunakan software Corel Draw. Semoga bisa memberikan manfaat, jangan
lupa bantu share. Agar makin banyak orang yang merasakan
manfaat dari artikel ini. Untuk hasil terbaik, kamu harus mencetak
undangan pernikahan tersebut dengan print yang berkualitas. Salah satu
print yang bisa digunakan adalah printer dtg, kamu bisa mendapatkannya
di tepat jual printer dtg.
Resensi
novel atau buku fiksi sebenarnya sama saja dengan resensi buku non
fiksi, namun ada sedikit perbedaan yaitu mengenai isi dari resensi
tersebut. Resensi nove bertujuan untuk menggaet pembaca yang belum
membaca atau membeli buku tersebut. Dalam resensi novel yang terpenting
yaitu data novel tersebut, seperti identitas buku, sinopsis, kekurangan,
kelebihan, dan latar belakang pengarang …
Cara
Membuat Kliping – Bagi kamu yang lahir di era 90-an pasti sudah tidak
asing lagi dengan kliping. Yups, aktivitas mengunting atau memotong
bagian tertentu dari media cetak ini sering dijadikan tugas bagi siswa
SMA. Contoh sumber informasi kliping bisa berupa koran, tabloid,
majalah, dan buku. Kliping biasanya dibuat berdasarkan kesukaan dari
pembuatnya. Informasi yang …
Sedal
jepit merupakan salah satu alas kaki yang menjadi favorit banyak orang.
Karena selain mudah digunakan, harga dari barang ini juga sangat nyaman
di kantong. Tidak heran bila ada ribuan orang di luar sana yang
menggunakan sendal jepit sebagai alas kakinya. Biasanya sendal jepit
digunakan hanya di sekitar rumah saja karena memang bahan dari sendal …
Jangkrik
merupakan salah satu binatang liar yang banyak dibudidayakan untuk
dijadikan pakan burung, ikan dan reptip. Banyaknya permintaan akan
binatang ini membuat banyak orang melirik potensi dari budidaya
jangkrik. Banyaknya minat untuk memelihara burung dan hewan peliharaan
lain menjadikan permintaan jangkrik meningkat. Oleh karena itu banyak
yang bisa menghasilkan uang puluhan juta dari beternak jangkrik. …
Budidaya
jamur tiram sangat cocok dikembangkan di daerah yang memiliki iklim
tropis seperti Indonesia. Biaya yang diperlukan untuk memulai usaha ini
juga tidak terlalu besar, dan bisa dilakukan secara bertahap. Cara
membudidayakannya juga cukup mudah, hanya saja bagian tersulitnya
ketikan membuat baglog media tanam yang akan diinokulasi dengan bibit
jamur. Pada proses inilah banyak par
sahaan besar yang menggunakan software ini dalam membuat desain grafis
maupun untuk bidang usaha membuat desain. Corel Draw Graphics Suite X4 adalah
sebuah solusi dalam membuat logo, ilustrasi, pamflet, brosur, koran, majalah,
gambar web, termasuk Spanduk dan banyak lainnya.
Tampak panjang lebar, langsung aja
yach… Here We go !!
[Catatan
: Uraian materi ini sepenuhnya mengacu pada CorelDRAW versi X4, namun
aturan dasarnya akan tetap sesuai dengan versi-versi lainnya seperti
CorelDRAW 11, CorelDRAW X3 dan versi terbarunya CorelDRAW X5]
Bagian
Pertama : Memulai Lembar Kerja Baru CorelDRAW X4
Bagi yang pengen langsung praktik,
langsung aja buka CorelDRAW X4 dengan salah satu alternatif berikut.
Klik Star,
All Programs, setelah itu cari CorelDRAW Graphics Suite X4, next pilih CorelDRAW X4 hingga
lembar Welcome ditampilkan seperti gambar berikut.
Gbr. rul 1 : Welcome CorelDRAW X4
Untuk memulai bekerja, pada tampilan welcome diatas, pilihlah New BlankDocument seperti terlihat dibawah ini dari sebagian kutipan gambar diatas.
Gbr. rul 2 : Memulai Lembar Kerja Baru
Bagian Kedua : Setting Page dan Backround pada Spanduk
Beberapa
saat kemudian, akan muncul lembar kerja yang kosong. Pada halaman ini,
terlebih dahulu mengatur ukuran kertas sesuai yang diharapkan. Hal yang
harus diperhatikan ialah satuan ukuran yang akan digunakan [inches /
milimiters / centimeters / meters / points / pixels]. Untuk lebih
memudahkan sebaiknya menggunakan ukuran meters (m) atau centimeters (cm)
atau milimeters (mm). Misal, Ukuran 2 m sama dengan 200 cm dan 200 cm
sama dengan ukuran 2000 mm. Konversi ini akan sulit jika menggunakan
bentuk ukuran lainnya. Pada CorelDRAW X4, keterangan ini dapat lihat
seperti gambar berikut.
Gbr. rul 3 : Macam Satuan Ukuran
Setelah memahami ini, sekarang kita tentukan ukuran kertas yang dinginkan untuk membuat Spanduk.
sebagai contoh, kita membuat spanduk yang berukuran 2 meter (lebar) x 1
meter (tinggi). Format ini pada layar kerja CorelDRAW X4, akan nampak
seperti berikut.
Gbr. rul 4 : Lembar Kerja Spanduk Ukuran 2 m x 1m
Setelah langkah diatas, satu analisa dari penulis yang kawan-kawan jangan sampai lewatkan, yaitu perhatikan Toolbox yang ada disamping kiri layar kemudian klik 2 kali tombol Rectangle Tool[dalam hal ini menu yang berbentuk Persegi sebab pada Rectangle tool terdapat juga pilihan menu segitiga]. Fungsi ini akan memudahkan dalam mengedit backround Spanduk serta akan mengaktifkan fungsi untuk mengembalikan posisi normal lembar kerja dengan hanya menekan tombol F4 pada keyboard. Berikut keterangan gambar dari poin ini.
Gbr. rul 5 : Menu Toolbox CorelDRAW X4
Untuk keterangan lebih lanjut dari Toolbox pada CorelDRAW, perhatikan gambar berikut.
Gbr. rul 6 : Jendela Icon pada Toolbox dan Pilihan Menunya
Berikut hasil lembar kerja setelah mengklik 2 kali tombol Rectangle
Tool Persegi (terlihat bentuk persegi ini masih berwarna normal, yaitu Putih).
Untuk memberikan warna tersedia disamping kanan lembar kerja.
Gbr. rul 7 : Lembar Kerja dengan Backround Warna Putih
Bagian Ketiga : Modifikasi Warna pada Backround Spanduk
Selanjutnya, Membuat Backround Spanduk dengan Modifikasi 2 Warna. Proses awal dari langkah ini dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu sebagaimana diatas (Mengklik 2 kali tombol Rectangle Tool Persegi) atau dengan manual (mengklik sekali Rectangle Tool Persegi kemudian menutupi secara full lembar kerja). Hasil kedua proses ini dapat dilihat dibawah ini.
Gbr. rul 8 : Modifikasi Awal Untuk Backround Perpaduan Warna
Gbr. rul 7 diatas nampak warna pertama berada dibawah dari warna kedua. Jika teman-teman menginginkan sebaliknya (warna pertama berada diatas dari warna kedua), hal ini dapat dilakukan dengan mengklik Kanan salah satu warna, kemudian pilih Order, selanjutnyaklik pilihan To Front of Page / To Back of Page. Hasil operasi ini akan nampak seperti gambar berikut.
Gbr. rul 9 : Mengedit Posisi Letak Backround Warna
[Catatan
: untuk mengembalikan sebuah perubahan pada lembar kerja atau
membatalkan sebuah perubahan yang telah dibuat ke kondisi sebelumnya
dapat dilakukan dengan CTRL Z. Pada CorelDRAW, hal ini juga dapat dilakukan dengan menggunakan Undo (membatalkan perubahan baru) dan Redo (membatalkan undo) yang ada pada Toolbar]. Perhatikan gambar berikut.
Gbr. rul 10 : Menu Undo & Redo pada Toolbar
Memulai modifikasi Backround dengan warna, teman-teman terlebih dahulu rapatkan atau satukan dari 2 warna pada lembar kerja dengan cara memilih Icon Pick Tool pada Toolbox.Teman-teman
perlu mengetahui dan mengfungsikan selalu tombol ini dalam proses
pengeditan. Yach ibarat kuncilah yang akan selalu memberikan kemudahan. Setelah itu,kemudian tekan dan geser warna kedua sedikit demi sedikit hingga tepat berada tepat diatas warna pertama. Berikut gambar icon Pick Tool yang dimaksud pada CorelDRAW X4.
[Catatan : Icon Pick Tool juga berfungsi untuk mengembalikan keadaan normal Cursor Mouse setelah melakukan beberapa pilihan yang terdapat pada lembar kerja]
Adapun hasil gambar dari proses ini akan menjadi sebagai berikut:
Gbr. rul 12 : Memadukan 2 Warna Untuk Modifikasi Backround
Oky Guys,selanjutnya pilihlah Icon Interactive Blend Tool pada Toolbox (caranya menekan agak lama sehingga nampak menu lainnya) kemudian pada menu pilihan, klik Transparency (Gambar Simbol Gelas). Berikut keterangan gambarnya.
Gbr. rul 13 : Icon Membuat Objek Transparan
Sejauh ini,
Lumayan juga yach. Tapi jangan khawatir dulu, cuman uraiannya kok yang
panjang lebar. Praktinya akan sangat simple dan sederhana. "Action Louder than Speak". Sekilas intermezo Sobat, Yuk kita lanjut !!
Step
selanjunya setelah memilih menu Tranparency, teman-teman mengarahkan
Cursor Mouse pada halaman kerja dan klik kiri sekali tampa melepaskannya
kemudian tarik dari atas ke bawah ataupun dari sisi mana saja sesuai
selera. Hasilnya nampak sebagai berikut.
Gbr. rul 14 : Modifikasi 2 Warna Melalui Transparency Tool
Pada gambar rul 13 telah nampak perpaduan 2 warna. Adapun untuk warna pilihan lainnya dapat dilihat dan dipilih pada sebelah kanan lembar kerja. Nah, pilihlah warna yang pas dan Kawan-kawan juga masih bisa melakukan modifikasi ulang untuk kontas warna backround dengan kembali menekan Transnparency Tool pada Toolbox.Sebagai misal, (kita pilih warna : Kuning, kemudian melalui Transparency Tool, kita putar balik iconnya secara vertikal). Maka hasil ini akan nampak kurang lebih sebagai berikut.
Gbr. rul 15 : Hasil Modifikasi Lanjut Pada Backround
Bagian Keempat : Memberi Logo atau Gambar pada Spanduk
Tahap ini, dapat dilakukan beberapa cara. Pertama, bisa dengan [CTRL I] pada keyboard. Kedua, bisa melalui Menubar dengan mengklik File, kemudian pilih Import. Ketiga, dapat juga melalui icon Import yang ada pada Toolbar Corel (terletak disamping icon redo). Setelah
mencoba dengan salah satu dari 3 pilihan diatas, tunggulah sejenak
hingga kotak dialog import muncul dan carilah 1 logo / gambar dalam file
komputer yang diinginkan, selanjutnya tekan pilihan Import. Untuk membatalkan, klik pilihan Cancel. Berikut gambar kotak dialog Import.
Untuk cara ketiga diatas, keterangan gambarnya sebagai berikut.
Gbr. rul 17 : Mengimpor File Melalui Toolbar CorelDRAW X4
Alternatif lainnya, teman-teman dapat melakukannya dengan mencari
gambarnya terlebih dahulu kemudian menyeret gambar tersebut ke Taskbar komputer tepat pada Logo CorelDRAW yang aktif atau sedang digunakan. Berikut keterangan gambarnya.
Gbr. rul 18 : Icon CorelDRAW pada Taskbar yang Mssih Aktif
Sebagai misal, kita buat spanduk mengenai Seminar Publik BEM Institut PTIQ Jakartadengan Tema "Relasi APBN RI dengan Kebijakan Pemerintah Menaikkan Harga BBM Tahun 2012". Berdasarkan tema ini, desain logonya dapat kita format dengan gambar sebagai berikut.
Gbr. rul 19 : Salah Satu Contoh Format Logo Pada Spanduk
Bagian Kelima : Menulis Teks pada Spanduk
Step ini sangat simple dan sederhana, cukup memilih Teks Tool pada Teksbox atau melalui Tombol F8 pada keyboard.
Setelah memilih salah satu dari 2 pilihan ini, cukup mengklik sekali
pada lembar kerja kemudian memulai menulis teks. Teman-teman jangan
heran dulu melihat hasil teksnya karena nampak kecil sekali. Untuk
membesarkannya cukup mengarahkan Cursor Mouse sehingga nampak
sisi-sisinya yang siap ditarik untuk dibesarakan sesuai keinginan.
Kemudian lanjutkan kreasi teks anda setelah dilakukan pembesaran normal.
Klik Pick Tool
untuk editor lebih lanjut dan kembali klik Teks Tool untuk menambah
atau mengahapus teks. Seperti kesepakatan tadi bahwa kita akan membuat
spanduk Seminar Publik, saatnya kita latihan masukkan teksnya.
Perhatikan hasilnya dibawah ini.
Gbr. rul 20 : Hasil Spanduk setelah Penambahan Teks
Bagian Keenam : Memberi Warna pada Teks dengan Palet Color
Ada beberapa pilihan dalam mewarnai teks, salah satunya dan inilah yang paling sering digunakan ialah melalui Palet Color yang terdapat pada sisi kanan lembar kerja. Caranya, klik terlebih dahulu Pick Tool pada Toolbox kemudian pilih teks dan selanjutnya cari pilihan warna pada Palet Color yang diinginkan.
Gbr. rul 21 : Tampilan Palet Color CorelDRAW X4
Salah satu hasil mewarnai teks dari spanduk diatas dengan pilihan warna Palet Color seperti gambar berikut.
Gbr. rul 22 : Mewarnai Teks dengan Palet Color
Bagian Ketujuh : Memberi Warna pada Teks dengan Menggunakan Gambar
Cara
memberi warna teks pada CorelDRAW tidak hanya melalui Palet Color,
tetapi dapat juga mewarnai dengan menggunakan gambar sebuah Objek. Ini
artinya, sebuah objek atau gambar akan akan nampak menjadi sebuah warna
dari Teks. Teknik ini biasanya digunakan pada teks yang berukuran besar
serta jenis Font (jenis-jenis bentuk tulisan) yang tepat.
Caranya,
pilihlah sebuah gambar atau objek. Untuk menambahkannya dapat dilakukan
dengan 4 cara sebagaimana disebutkan pada Uraian (Bagian Ke-4 : Memberi logo atau Gambar pada Spanduk).
Setelah
gambarnya muncul di layar kerja, usahakan agar panjang ukuran gambar
sesuai dengan panjang teks agar proses warnaya merata. Misal, pada
spanduk kita mewarnai Teks "Seminar Publik". Berikut format uraian penjelasan ini.
Gbr. rul 23 : Persesuaian antara Panjang Teks dan Gambar
Langkah Selanjunya, klik Pick Tool kemudian pilih Teks. Setelah itu, pada Menubar, pilih perintah Effect, menu PowerClip dan terakhir Menu Place Inside Container.
Pada Cursor Mause akan nampak tanda Panah warna Hitam dan arahkan pada teks "Seminar Publik"
Secara otomatis warna gambar akan berubah menjadi warna teks. Untuk hasil dari gambar rul 22, berikut hasilnya setelah pewarnaan.
Gbr. rul 24 : Hasil Teks dengan Pewarnaan Objek Gambar
Ayo kawan-kawan, tinggal beberapa step lagi, moga bisa dipraktikkan. Mengalami kesalahan karena mencoba adalah sebuah kewajaran. Tidak pernah salah karena belum pernah mencoba adalah masalah, Oky !!!
Bagian Kedelapan : Memberi Warna dan Garis Tepi pada Teks
Unsur utama
pada sebuah pesan tertulis tidak lain ialah teks. Sebuah teks akan
menarik dibaca dan dilihat tergantung keserasian dan keseimbangan
formatnya. Kawan-kawan, salah satu bentuk pemformatan pada teks ialah
dengan memberi warna dan garis pada tepi teks. Biasanya teks yang
diformat dalam bentuk ini akan nampak nilai dimensinya serta tidak
tengggelam dalam kontras warna latarnya.
Oky, untuk praktiknya mula-mula Pilih Objek dalam hal ini teks. Sekali lagi normalkan cursor mouse terlebih dahulu dengan Klik Pick Tool
Kemudian pada Toolbox, Pilih Outline Tool dan pilih salah satu pilihan perintah pada menu yang ditampilkannya. Untuk pilihan warna garis(Outline Color atau Tombol Shift +F12 melalui keyboar), adapun untuk tebal garis tersedia beberapa pilihan (Hairline / 1/2 pt / 1 pt / 2 pt / 4 pt / 8 pt / 16 pt / 24). Untuk keterangan menu lainnya [None : Menghapus warna garis], [O
Cara pertama, dengan menggunakan sinar matahari mempunyai kelebihan
proses penyinaran yang relatif cepat, sedang kelemahannya, yaitu
keterbatasan waktu dan cuaca. Jika sedang dalam keadaan cuaca mendung
atau musim hujan, tentu akan memiliki kesulitan dalam proses peng
afdrukan film sablon.
Cara yang kedua, dengan menggunakan penyinaran dari lampu. Lampu yang
digunakan biasanya lampu neon TL bisa juga lampu pijar biasa, penyinaran
memakai lampu tidak terbatasi oleh kendala cuaca jadi cara ini akan
lebih efektif, sehingga kita bisa melakukan peng afdrukan pada malam
hari. Meski begitu tetap ada sedikit kelemahan juga, kinerja akan
terganggu jika ada kendala pemadaman listrik.
Dari kedua cara tersebut di atas, kurang lebih mempunyai banyak kesamaan
cara peng afdrukan, sedikit hanya pada waktu penghitungan pada saat
penyinaran saja. Pada penyinaran dengan matahari hanya memakai hitungan
detik sedang penyinaran dengan lampu memakai hitungan menit. Silahkan
Anda mau pilih yang mana pada tahap penyinaran, namun tentunya Anda
paling tidak memerlukan meja afdruk untuk bisa menutupi kekurangan satu
sama lainnya.
Membuat sendiri meja afdruk sederhana tidaklah sulit. Dengan beberapa
bagian yang bisa Anda beli sendiri materialnya dan merangkainya. Anda
bisa memiliki sebuah meja afdruk sederhana untuk membantu proses afdruk
yang ingin anda kerjakan. Berikut ini adalah beberapa panduan untuk
membuat sendiri meja afdruk anda.
1. Elemen terpenting adalah lampu sebagai sumber cahaya dalam proses
afdruk. Gunakan lampu neon panjang (20 watt) untuk mendapatkan hasil
yang maksimal karena kita biasanya juga akan menggunakan screen yang
berdimensi panjang, sehingga lampu neon panjang akan memberikan cahaya
yang lebih luas dibandingkan lampu neon berbentuk bulat atau jenis
tornado.
2. Jumlah lampu yang digunakan terserah, semakin banyak semakin bagus
dan cepat. Anda dapat menyesuaikan dengan ukuran meja afdruk dan yang
paling utama jelas anggaran Anda saat ini.
3.
Usahakan untuk menggunakan jenis lampu elektrik yang tidak menggunakan
balast dan starter tradisional, dengan lampu elektrik, rangkaian lampu
anda akan menyala bersamaan sehingga dapat menghindari jeda waktu yang
berbeda di area yang lain.
4. Buatlah box sederhana dari kayu yang beralaskan triplek untuk menempatkan rangkaian lampu.
5. Usahakan jarak antara lampu dan kaca meja tidak terlalu renggang (sekitar 5 – 10 cm cukup baik).
6. Gunakan kaca bening dengan tebal 5 mm untuk permukaan mejanya.
7. Bila perlu anda dapat menambahkan kaki meja atau bisa juga anda
memodifikasi meja sablon anda dengan menempatkan rangkaian lampu di
bawah meja sablon anda tersebut.
8. Bila anda tidak mengerti untuk merangkai sendiri lampu tersebut,
mintalah bantuan toko peralatan listrik tempat di mana anda membeli
lampu tersebut untuk merangkaikannya untuk Anda.
TUTORIAL JAM DIGITAL PADA MACROMEDIA
FLASH 8
Saya akan berbagi bagaimana cara buat
jam digital pada
macromedia flash 8 tutorial ini cocok bagi agan yang kuliah khususnya di
bidang IT atau bagi agan yang sekedar ingin mengetahui dan belajar,
baik ikuti langkah saya dibawah ini ! Pertama buka
macromedia flash 8 nya.
2. Jika sudah
terbuka, pada tampilan awal kita pilih flash document.
Buat layer dan
beri nama background, disitu buat semacam kerangka/variasi jam digitalnya . 3.Buat layer dan
beri nama background, disitu buat semacam kerangka/variasi jam digitalnya. Seperti ini
diatas adalah layer yang di beri nama background
Keterangan gambar di atas ialah keranka jamnya
4. Buat
layer dan beri nama dymnamic text
ini
untuk membuat jam, menit dan detiknya caranya yaitu buat tiga rectangle dan isi
masing-masingnya dengan angka 00
pada
ketiga 00 tersebut ubah type textnya menjadi dynamic text
pada
properties, juga masing-masing 00 isi
varnya
dengan jam, menit, dan detik.
5. Buat
layer beri nama dengan nama mirror, ini berfungsi sebagai hiasan saja, atau
kacanya.
6. Di layer
dynamic text isi script, dengan cara tekan f9 pada keyboard.
Ini Scriptynya :
onEnterFrame = function () {
waktu = new Date();
jam = waktu.getHours();
menit = waktu.getMinutes();
detik = waktu.getSeconds();
if (jam<10) { jam = “0”+jam; }
if (menit<10) { menit = “0”+menit; }
if (detik<10) { detik = “0”+detik; }
};
7.Setelah
semua dibuat tinggal kita tes hasilnya dengan menekan ctrl+enter. Hasilnya
seperti di bawah ini.
Apa Itu Stop Motion, dan Cara Pembuatannya
Blog Anggara - Oke sahabat-sahabat super. Bagaimana kabarnya?
Semoga kalian semua baik-baik saja dan selalu sehat selalu, Amiin. Pada
postingan kali ini saya akan membahas tentang Stop Motion.
Berbicara soal stop motion, diantara Anda apakah sudah ada yang
mengetahuinya? Nah bagi Anda seorang pelajar atau mahasiswa yang
mengambil jurusan Multimedia atau sejenisnya pasti sudah tak asing lagi
dengan kata stop motion. Apasih stop motion itu? Stop Motion terderi
dari 2 kata yaitu STOP artinya berhenti, dan MOTION artinya bergerak.
Jadi, Stop Motion adalah suatu teknik animasi untuk membuat objek
yang dimanipulasi secara fisik agar terlihat bergerak sendiri.
Contohnya seperti di bawah ini.
Nah dari contoh di atas sudah menyatakan bahwa stop motion itu adalah
sebuah teknik animasi yang membuat objek mati menjadi seolah-olah
bergerak sendiri. Biasanya stop motion ini dibuat dengan tujuan yang
beraneka ragam. Dan stop motion biasanya memanfaatkan bahan-bahan
seperti kertas lipat, kertas karton, plastisin atau semacamnya sebagai objek utamanya.
Sejarah Singkat Stop Motion. Awalnya teknik ini digunakan oleh Albert E Smith
dan J Stuart Blackton untuk pertunjukan The Humpty Dumpty Circus pada
tahun 1898. Ketika animasi mulai berkembang sekitar abad ke-18 di
Amerika, J. Stuart Blackton adalah orang pertama kali yang mengenalkan
teknik ini dalam filmnya berjudul : Fun in a Bakery Shop yang
menggunakan clay. Film ini kemungkinan merupakan film animasi stop
motion yang pertama kali muncul pada tahun 1902. Karena di sisi lain, di
tahun yang sama di Eropa, seorang pionir efek spesial bernama George
Melies, seorang sineas asal Perancis ternyata juga menciptakan film
animasi dengan teknik yang sama, hanya saja film tersebut kurang
diekspos. Film yang berjudul A Trip to the Moon ini berjalan 14 menit
jika diproyeksikan pada 16 frame per detik, yang merupakan standar frame
rate pada saat film dibuat. Cara Pembuatan Stop Motion. Oke,
setelah Anda mengetahui apa itu stop motion dan sejarah singkatnya,
maka selanjutnya adalah cara pembuatan stop motion. Bagi Anda yang
tertarik ingin membuat stop motion sendiri, bisa menerapkan cara berikut
ini. Tapi sebelumnya, Anda harus menyiapkan sebuah alat yaitu kamera
untuk mengambil gambar objek yang akan dijadikan setop motion. Gunakan
saja kamera digital atau bila yang tidak punya bisa memanfaatkan kamera
handphone. Selain itu Anda juga harus menyiapkan aplikasi untuk
menggabungkan atau mengedit gambar objek tersebut. Untuk pemula Anda
bisa menggunakan Windows Movie Maker. Oke langsung saja berikut cara pembuatannya:
Ambillah gambar
objek yang akan dijadikan stop motion. Setelah mengambil satu gambar
maka geserlah objek tersebut dan ambil gambarnya lagi. Jadi di setiap
pergerakan objek harus diambil gambarnya. Contohnya:
Ambil gambar
disetiap pergerakkan objek sebanyak-banyaknya. Karena semakin banyak
gambar hasil, maka semakin bagus hasilnya. Tetapi bagus atau tidak
hasilnya itu tergantung kreatifitas Anda sendiri. Maka dari itu
fariasikan pergerakan objek tersebut.
Setelah Anda mengambil banyak gambar, maka kini saatnya proses editing.
Gunakanlah Windows Movie Maker untuk menggabungkan hasil gambar-gambar tersebut.
Letakkan semua gambar pada storyboard yang ada di Windows Movie Maker.
Anda bisa menambahkan lagu sebagai backsound untuk memperindah pembuatan stop motion.
Setelah semua selesai, langsung export atau save videonya ke dalam laptop Anda